Andy Wijaya

Sign in

Sebelumnya pada Path 1, Saya telah menjelaskan benefit dari penerakan monolith dan apa itu “Monolithic Hell”. Kali ini pada path 2, Saya akan mengenalkan teman sekaligus lawan dari monolith yaitu si microservices. Siapa itu sebenarnya microservices dan benefit serta drawback dari penerapan microservices.

Path 1 : Microservices vs Monolithic, Take The Pain Today or Tomorrow — Path 1
Sumber : Microservices Pattern

Microservices

Secara sederhana, microservices merupakan aplikasi yang dibentuk dari pecahan-pecahan kecil services, services merupakan satu aplikasi kecil yang bertanggung jawab hanya untuk satu pekerjaan yang spesifik. Microservices sendiri merupakan solusi dari masalah yang Kita sebut “Monolithic Hell”. …


Hai Teman-teman, Sudah beberapa waktu berlalu setelah saya menuliskan artikel Arsitektur Backend Project Saya Berikutnya. Pada artikel sebelumnya saya menuliskan bahwa untuk project berikutnya Saya akan mengunakan microservices. Ya, sebuah keputusan yang kontroversial pastinya. Ada senior Saya yang memberikan pencerahan atas keputusan ini. Dengan mengatakan, Apabila tim dan scope program masih kecil, sebaiknya mengunakan monolithic. Sebuah pendapat yang sangatlah benar. Namun, Saya kembali berfikir bagaimana apabila projectnya destined to be big. Project yang diprediksi akan besar dimasa yang akan datang.

Apa yang akan Kita pilih apabila Kita tahu project ini akan besar disuatu waktu dimasa yang akan datang. Apakah kita…


Akhir-akhir ini, Saya tidak memiliki banyak pekerjaan. Untuk memanfaatkan ke gabut Saya, Saya mulai membaca hal-hal yang baru. Salah satunya tentang arstitektur software. Setelah beberapa waktu Saya membaca, Saya mulai berandai tentang “What’s My next software architecture?” dan keputusan Saya adalah untuk menerapkan microservices. Kenapa microservice? Banyak pertimbangan sebelum Saya memutuskan untuk mengunakan microservices. Berikut ini saya jabarkan seluruh detailnya.

Kenapa Microservices ?

Microservices adalah arsitektur software yang paling banyak diminati oleh banyak developer sekarang ini. Bukan hanya sekedar beken, arsitektur ini memang dapat menjawab banyak masalah dari arsitektur sebelumnya. Kita ambil contoh saja monolith. Monolith adalah asitektur yang bulky (gemuk) semua proses…


Halo teman-teman, Saya kembali setelah menuliskan pengenalan awal Saya tentang blog ini. Hal yang akan saya tuliskan hari ini sebenarnya tidak benar-benar berhubungan dengan konsep awal dari content blog ini. Cuma, ini sangat menarik. Akhir-akhir ini selain banyak membaca buku startup dan mempelajari arsitektur microservices (karena Saya akan memulai project startup baru, mungkin saya akan share arsitektur yang Saya pakai dalam waktu dekat), Saya juga kembali berlatih kompetetitif programming. Karena Saya merasa otak ini sudah mulai usang jadi perlu diminyaki kembali.

Nah, jadi saya ketemu dengan satu problem. Saya beri nama masalah ini dengan “The Tricky Binary Problem”. …


Hai teman-teman, salam kenal. Perkenalkan, nama Saya Andy Wijaya. Saya merupakan seorang software engineer yang memiliki pengalaman 5 tahun dalam pengembangan aplikasi. Berpengalaman dalam mengunakan berbagai bahasa pemograman dan teknologi. Selain itu, Saya juga merupakan pengemar startup. Selama beberapa tahun belakang ini, Saya telah mencoba membangun setidaknya 2 startup.

Kenapa mulai menulis?

Sebenarnya Saya sudah ingin mulai menulis sejak lama sekali. Menulis sangatlah baik untuk Kita teman-teman. Selain menjadi catatan pribadi, Menulis juga dapat membantu orang lain. Dengan tulisan hasil dari pengalaman dan pembelajar Kita, Kita dapat membantu orang lain untuk membuka cakrawala pikiran Mereka. Kita dapat memberikan ide-ide baru dan mempengaruhi orang…

Andy Wijaya

I'm a multi-year software engineer and a startup enthusiast

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store